Mulai kemaren gw ganti rute perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya, alasannya nomor polisi motor gw nomor daerah Jawa Timur (Malang). Bosen hampir tiap hari gw distop pak polisi yang bermotor gedhe itu, ya walaupun tidak ditilang karena gw bisa menunjukkan STNK dan SIM C.

Rute yang sebelumnya kemanggisan – sparman – gatsu – balai kartini – mega kuningan berubah menjadi kemanggisan – brigjen katamso – tanah abang – karet – casablanca – mega kuningan. Jadi agak jauh dan sedikit terkena macet, tapi jelas bebas dari pak polisi yang kalau dirute biasanya selalu menyetop gw.

Kalau dilogika polisi tersebut sebetulnya gambling dengan kelengkapan surat pengendara, lengkap ya sudah gak lengkap lumayan dapet uang damai. Kemacetan Jakarta bukannya berkurang tapi tambah macet kalau semua pak polisi bermotor gedhe itu begitu kelakuannya.

Kenapa motor dengan nomor polisi daerah yang selalu jadi sasaran? kan banyak juga motor dng nomor polisi jakarta yang kalau gw lihat ada yang patah, ada yang berdebu tebal sampai tidak terlihat lagi nomornya malah kadang ada yang ugal-ugalan tanpa helm lagi. Ya sutrahlah pak polisi, gw dijakarta cari nafkah sama dengan anda, dan kalau ada jalan lain untuk menghindari anda kenapa tidak dilakukan.

Btw ada yang senasib dengan saya?