You are currently browsing the category archive for the 'Tech' category.

Hell yeah!

Bulan kemaren untuk ke-3 kalinya kipas CPU gw ngambek alias muternya gak bener, jauh dibawah rpm yang dianggap standar (sekitar 3000an). Tadi sore giliran mesin proxy yang ngambek.

Penasaran gw apa sebenernya penyebab gambeknya kipas CPU. Headsink dan kipas tidak kotor – kotor amat, dan kipas waktu gw coba puter pake jari nggak keset – keset amat, jadi kenapa rpmnya jauh dibawah standar? Atau umur kipas yang sudah terlalu lama, atau kipasnya palsu? Yang punya pengalaman sharing dong.

Jadi tadi sore gw buru – buru buat alias ip proxy dimesin email, memperbaharui konfigurasi firewall dan dilanjutkan dengan menginstall squid, yang penting internet nyambung tanpa user tahu kalau ada masalah dimesin proxy sore ini :)
Sepertinya gw harus update semua server untuk bisa men-take-over server lain, jadi kalo masalah seperti ini terulang lagi penyelesaian masalah bisa dalam hitungan detik bukan menit. *ya ya itu dilakukan besok sahaja*

Mudah – mudahan besok kipasnya sudah datang, soalnya ada bergiga-giga anime yang ditumpangkan dimesin proxy >:) Eh ngomong – ngomong soal donglot anime hari ini gak bisa nongtong satupun hasil donglotan, soalnya sabtu – minggu kemaren donglot pake mesin proxy *nangis*

linux-xx4k:~/src/librsvg-2.20.0 # ./configure --enable-static --disable-shared
checking for a BSD-compatible install... /usr/bin/install -c
checking whether build environment is sane... yes
checking for gawk... gawk
checking whether make sets $(MAKE)... no
checking whether to enable maintainer-specific portions of Makefiles... no
checking for style of include used by make... none
checking for gcc... no
checking for cc... no
checking for cl.exe... no
configure: error: no acceptable C compiler found in $PATH
See `config.log' for more details.

Arg siyal! gw lupa kalau mesin operasional kantor tidak ada C compilernya.

Niatnya gw mo nyobain librsvg, ya ya masih penasaran gw sama postingan terdahulu apa daya ternyata mesin operasional tidak bisa dimanfaatkan :) ya sudah pakai komputer sendiri sahaja buat coba-coba :)

Tidak disertakan C Compiler dalam mesin operasional adalah salah satu cara mencegah user (Authorized/Unauthorized) untuk menramu atau melakukan sesuatu yang mungkin dapat membahayakan mesin operasional, walaupun tidak sepenuhnya bisa mencegah karena user tadi dapat saja meramu ditempat lain kemudian memindahkannya ke mesin operasional.

Tapi kalau salah satu ini dikombinasikan dengan salah dua, salah tiga ato salah salah yang lain mesin bisa lebih aman dan bisa ditinggal tidur nyenyak atau nge-DJ, ya semua tergantung dari ngadimin sux masing – masing.

*tuh kan jadi ngelantur*

SVG atau panjangnya Scalable Vector Graphics adalah file gambar yang menggunakan teknologi XML, arrg gimana sih menjelaskannya :D , baca sendiri deh disini.

Ceritanya gini,
Melihat konsumsi benwit yang lumayan pada mesin wiki id-anime rata – rata 2Giga perbulan (sebagian dihasilkan dari file gambar) ada keinginan untuk memperbaharui gambar tanpa merubah kualitas gambar itu sendiri dan juga dengan ukuran yang lebih kecil.
Solusinya adalah dengan gunakan .svg, tapi sayang mediawiki tidak mendukung penempelan (apa sih istilahnya) .svg secara inline (langsung), ya gara – gara IE *asli ini nuduh* yang tidak bisa menampilkan/rendering .svg tanpa bantuan dari plugins.
Nah untuk menghindari masalah tersebut mediawiki terpaksa mengalah dengan mengkonversikan .svg ke .png terlebih dahulu sebelum ditempelkan ke halaman wiki, sehingga pengguna IE dapat melihat gambar svg tadi.

Masalahnya sekarang adalah mediawiki yang dipakai id-anime tidak bisa mengkonversi .svg ke .png seperti yang ada di wikipedia. Usut punya usut ternyata wikipedia tidak menggunakan imagemagick tapi rsvg. Entah ini disebabkan karena imagemagick yang tidak mendukung svg (ketinggalan jaman) atau kesalahan prosedur? menggunakan rsvg seperti yang disarankan orang – orang pun tidak membuahkan hasil :) ya sudah nasib, namanya juga share hosting. Lain halnya kalo dedicate server bisa dioprek lebih lanjut.

Barangkali ada diantara pembaca punya pengalaman serupa? share dong. Atau… implementasikan saja svg tanpa memandang user IE?
Lagian kalau tujuannya untuk menghemat benwit mustinya nggak usah pake konversi – konversian apalagi kalo hasil konversinya ternyata lebih besar dari file aslinya.

Bingung kan bacanya? *sama gw juga bingung*

dora-and-firefox.jpg